3 Posisi Tidur Setelah Menggunakan Obat Aborsi Agar Berhasil !!!

Posisi tidur yang tepat setelah pemakaian pil aborsi Misoprostol

Posisi tidur setelah menggunakan obat aborsi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan upaya pengguguran kandungan Anda, dan waktu pemakaian yang lebih disarankan adalah pada malam hari di tempat tidur Anda.

Menurut yang kami kutip dari situs web kesehatan, mengkonsumsi obat pada malam hari merupakan waktu yang efektif untuk mendapatkan manfaat terbesar dengan resiko terendah efek samping yang tidak menyenangkan.

Kesimpulan : Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan mengurangi resiko efek samping yang membuat Anda merasa tidak nyaman, malam hari adalah waktu yang sangat efektif untuk menggunakan atau meminum obat.

Lalu, bagaimana posisi tidur yang benar setelah menggunakan pil aborsi ?

  • Posisi telentang dan kaki lurus (boleh ditekuk sesekali)
  • Usahakan tidak miring ke kiri / kanan
  • JANGAN pernah tidur dalam posisi tengkurap

Selain posisi tidur yang tepat, cara pemakaian pil aborsi merupakan faktor paling penting dan harus sesuai prosedur yang dianjurkan.

3 Prosedur dan Cara Pakai pil Penggugur Kandungan Misoprostol

Prosedur dan cara pemakaian pil aborsi Misoprostol

Menggugurkan kandungan memakai obat atau biasa disebut aborsi medis, memiliki tingkat keberhasilan mencapai 90% – 98% dengan menggunakan kombinasi Mifepristone dan Misoprostol.

Berdasarkan survey, sebagian besar wanita merasa puas dengan hasilnya. Selain itu, mereka mendapatkan hak privasi penuh dan lebih nyaman saat melakukannya sendiri di rumah daripada ditangani oleh dokter di rumah sakit atau klinik.

Cara pemakaian pil aborsi untuk menggugurkan janin usia kehamilan 1-3 bulan (12minggu), harus sesuai dengan panduan atau metode yang dianjurkan. Diawali dengan meminum 1 tablet Mifepristone, lalu tunggu 24-48 jam sebelum menggunakan Misoprostol.

Setelah itu, Misoprostol dapat digunakan dengan menggunakan salah satu dari 3 metode di bawah ini, yaitu :

  • BUKAL : meletakkan obat pada celah antara pipi dan gusi
  • SUBLINGUAL : meletakkan obat di bawah lidah
  • VAGINAL : ( memasukkan obat kedalam vagina )

1.BUKAL

  • Letakkan 4 tablet Misoprostol ( 800mcg ) di celah antara gusi dan pipi, 2 tablet pada masing-masing sisi
  • Diamkan di posisi tersebut selama 30 menit, JANGAN makan atau minum walaupun mulut akan terasa kering pada tahap ini.
  • Setelah 30 menit minumlah segelas air putih untuk menelan sisa pil tersebut.

2.SUBLINGUAL

  • Letakkan 4 tablet Misoprostol ( 800mcg ) di bawah lidah.
  • Biarkan selama 30 menit.
  • Setelah itu minumlah air putih untuk menelan sisa pil tersebut.

Cara minum pil aborsi menggunakan metode bukal dan sublingual ini, mempunyai tujuan supaya obat bisa diserap dengan cepat oleh tubuh melalui pembuluh darah/saraf pada pipi atau gusi dan juga pada lidah.

Apabila Anda muntah sebelum 30 menit, segera ulangi tahapan tersebut dengan menggunakan dosis yang sama

3.VAGINAL

  • Untuk menghindari BAK (buang air kecil), JANGAN MINUM setidaknya 2 jam sebelum melakukan prosedur ini
  • Cuci tangan Anda sampai benar-benar bersih.
  • Dorong 4 tablet misoprostol satu per satu ke dalam vagina sedalam mungkin menggunakan jari.
  • Berbaringlah dengan posisi telentang selama sekitar 30 menit di ranjang setelah memasukkan tablet Misoprostol.

Berdasarkan informasi yang kami lansir dari situs Women On Web, petugas medis atau dokter dapat mengetahui bahwa Anda telah melakukan tindakan aborsi sendiri dari sisa-sisa pil yang masih tertinggal di vagina apabila Anda menggunakan metode vaginal.

Semua metode pemakaian Misoprostol diatas sama efektifnya, meskipun demikian Anda harus tetap memperhatikan posisi tidur setelah menggunakan obat aborsi agar hasil yang Anda dapatkan lebih maksimal.

Gejala & Tanda Aborsi Terjadi Setelah Pemakaian PIL Misoprostol

Setelah menggunakan pil Misoprostol, gejala pertama yang dirasakan adalah kram pada perut dan pendarahan. Pada umumnya pendarahan terjadi 4 jam kemudian, namun ada sebagian wanita yang langsung mengalami pendarahan setelah pemakaian dosis pertama Misoprostol.

Gejala ini biasanya berlangsung selama 2-5 jam dan mulai berkurang dengan sendirinya setelah 24 jam, tentu hal ini bisa berbeda antara satu wanita dengan wanita yang lain.

Pendarahan setelah menggunakan Misoprostol umumnya dapat berlangsung selama 1-3 minggu dengan intensitas yang normal atau lebih sedikit dari pendarahan awal.

Bagaimana cara mengetahui aborsi yang dilakukan telah berhasil atau gagal ?

Ciri-Ciri Aborsi Berhasil

  • Perut terasa seperti kram beberapa jam setelah pemakaian Misoprostol, namun ada juga sebagian wanita langsung merasakannya sesaat setelah penggunaan dosis pertama
  • Keluar bercak darah merah kehitaman
  • Mengeluarkan gumpalan / embrio janin sesuai usia kehamilan
  • Gejala atau tanda kehamilan mulai hilang ( mual, nyeri payudara, dan pusing )

Ciri-Ciri Aborsi Gagal

  • Keluar flek hitam atau bercak merah hanya sedikit / beberapa kali saja
  • Pendarahan yang terjadi tidak lebih dari 1 hari
  • Tidak mengeluarkan gumpalan darah / seperti haid pada umumnya
  • Nyeri, mulas, atau terasa seperti gejala diare

EFEK samping Setelah Menggunakan OBAT ABORSI Misoprostol

Perlu Anda ketahui, setiap wanita merasakan gejala dan efek samping yang bervariasi atau berbeda antara satu wanita dengan wanita lainnya.

Berikut ini adalah efek samping yang umum dirasakan setelah menggunakan obat aborsi Misoprostol, yaitu :

  1. Nyeri pada perut bagian bawah
  2. Perut terasa mulas/sembelit
  3. Mual atau Muntah
  4. Pusing/sakit kepala
  5. Demam

Pada sebagian wanita, gejala dan efek samping setelah menggunakan pil Misoprostol akan berlangsung selama beberapa jam saja atau beberapa hari, hal ini disebabkan karena setiap tubuh memiliki sistem metabolisme yang berbeda-beda.

Anda harus segera pergi kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, apabila aborsi yang Anda lakukan gagal atau mengalami beberapa gejala di bawah ini. Dan dokter atau medis tidak akan mengetahui bahwa Anda telah melakukan upaya aborsi, cukup berikan keterangan bahwa Anda mengalami keguguran.

Gejala Komplikasi Setelah Menggunakan Pil ABORSI Misoprostol

Apabila setelah menggunakan Misoprostol Anda mengalami gejala seperti yang kami sebutkan dibawah ini, hal tersebut mungkin merupakan indikasi bahwa Anda mengalami komplikasi pasca aborsi.

Berikut ini uraian gejala komplikasi setelah menggunakan pil aborsi Misoprostol :

  • Apabila selama 2 jam pasca aborsi darah yang keluar memenuhi pembalut dan Anda telah mengganti 2 pembalut
  • Nyeri atau rasa sakit yang lama pasca janin gugur dan tidak mereda setelah menggunakan Ibuprofen
  • Demam tinggi yang tidak membaik setelah 12 jam

Umumnya gejala tersebut diatas hilang dengan sendirinya pasca janin telah keluar atau setelah aborsi berhasil.

Segera cari bantuan medis atau pergi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Dokter atau pihak medis tidak akan mengetahui bahwa Anda baru saja menggugurkan kandungan, selama Anda memperhatikan cara pemakaian yang telah kami bahas diatas.

Tindakan Pencegahan

Untuk menghindari terjadinya komplikasi dan akibat buruk yang tidak Anda inginkan, kami menyarankan Anda untuk melakukan beberapa tindakan pencegahan berikut ini :

  1. Kurangi aktivitas yang berlebihan selama masa pendarahan berlangsung
  2. Hindari memasukkan sesuatu kedalam vagina Anda, termasuk tampon
  3. Untuk mengurangi rasa nyeri, Anda dapat mengkonsumsi Ibuprofen atau dapat mengompres perut Anda menggunakan air hangat.

Semoga Informasi yang kami berikan bermanfaat bagi Anda. Apabila Anda ingin berkonsultasi atau memesan pil aborsi secara online, silahkan hubungi kami di nomor layanan ini.

LAKUKAN ABORSI DENGAN CARA YANG AMAN…!!!!